Pemerintah Kabupaten Konawe Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa pendidikan. Sebanyak 45 putra-putri terbaik daerah resmi diberangkatkan untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah Politeknik Kelautan dan Perikanan (Politeknik KP) di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Minggu (2/8/2026).
Keberangkatan para calon taruna dan taruni dilepas langsung oleh Bupati Konawe Utara, Ikbar, di Bandara Haluoleo, Kendari. Momentum tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap generasi muda agar mampu mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi pada pembangunan sektor maritim di masa mendatang.
Program beasiswa ini telah berjalan sejak 2022 dan tahun 2026 menjadi pemberangkatan angkatan kelima. Seluruh biaya pendidikan para peserta ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Utara hingga menyelesaikan masa studi.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Konawe Utara, Yunan Pagala, S.E., M.A.P., mengatakan para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, serta Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta.
Melalui pendidikan vokasi tersebut, para mahasiswa akan dibekali keterampilan di berbagai bidang, mulai dari perikanan tangkap, budidaya perikanan, teknologi akuakultur, pengolahan hasil perikanan, hingga pengelolaan sumber daya kelautan yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ikbar mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik daerah selama menjalani pendidikan. Ia juga meminta para taruna dan taruni memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan belajar secara sungguh-sungguh sehingga dapat kembali ke Konawe Utara membawa ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, program beasiswa terus dihadirkan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan generasi yang mampu bersaing dan menjadi penggerak pembangunan daerah.
Program tersebut juga disambut antusias oleh para orang tua. Mereka mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan pemerintah daerah karena anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.
Dengan potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Konawe Utara, pemerintah berharap para lulusan nantinya mampu menjadi tenaga profesional, pelaku usaha, maupun inovator yang dapat mendorong kemajuan sektor maritim serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.