Kondisi sebuah jembatan kayu di Desa Oheo Trans, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, kembali menjadi perhatian warga.
Jembatan tersebut masih digunakan masyarakat sebagai akses penghubung aktivitas sehari-hari. Namun, kondisi konstruksinya yang terlihat miring dan tersusun dari papan kayu dengan ukuran yang tidak seragam membuat pengguna jalan harus ekstra berhati-hati ketika melintas.
Ruang lintasan yang relatif sempit juga membuat kendaraan tidak dapat melaju secara leluasa. Pengendara harus mengatur laju dan bergantian saat melewati jembatan tersebut.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Berdasarkan keterangan Ketua BPD Oheo Trans, Idil Darmawan, kondisi jembatan tersebut sebelumnya pernah menyebabkan seorang pengendara sepeda motor terjatuh hingga ke bawah jembatan. Pengendara dilaporkan selamat dari kejadian tersebut.
Persoalan jembatan ini disebut bukan baru terjadi. Idil mengatakan, masyarakat telah beberapa kali menyampaikan usulan perbaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sejak 2022.
Namun hingga September 2026, kondisi jembatan masih belum mengalami perbaikan sebagaimana yang diharapkan masyarakat.
Menurut Idil, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan mendapat respons terkait usulan tersebut. Belakangan, persoalan efisiensi anggaran disebut menjadi salah satu kendala dalam tindak lanjut perbaikan.
Bagi warga, keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting karena menjadi bagian dari akses mobilitas masyarakat. Kondisi yang belum diperbaiki membuat keselamatan pengguna menjadi perhatian, terutama ketika jembatan dilalui kendaraan roda dua.
Masyarakat berharap adanya perhatian dan langkah konkret dari pemerintah terhadap kondisi jembatan tersebut, termasuk mempertimbangkan tingkat risiko serta kebutuhan warga yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Konut Update akan terus memantau perkembangan persoalan jembatan Oheo Trans dan ruang klarifikasi dari pihak pemerintah terkait rencana maupun tindak lanjut perbaikannya.