Proses belajar mengajar di SD Negeri 5 Lasolo, Desa Waworaha, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, terganggu setelah bagian plafon ruang kelas 4 ambruk saat siswa sedang mengikuti pembelajaran, Kamis (10/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi ketika aktivitas belajar mengajar masih berlangsung. Bagian plafon yang mengalami kerusakan kemudian jatuh ke dalam ruang kelas dan nyaris mengenai siswa yang berada di dalam ruangan.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, ambruknya plafon menjadi perhatian karena terjadi di tengah aktivitas pendidikan dan berada di ruang yang digunakan siswa untuk belajar setiap hari.
Wali Kelas 4 SDN 5 Lasolo, Alam Ikram Awaluddin Alamsyah, mengatakan kondisi plafon yang mengalami kerusakan bukan baru pertama kali terjadi. Menurutnya, kerusakan pada bagian plafon di lingkungan sekolah sebelumnya juga pernah terjadi.
Kondisi tersebut, kata Alam, mulai memengaruhi kenyamanan proses pembelajaran. Selain itu, pihak sekolah juga mengkhawatirkan aspek keselamatan siswa maupun guru apabila kerusakan pada bangunan tidak segera ditangani.
Pihak sekolah berharap kondisi tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, terutama untuk melihat secara langsung kondisi bangunan dan mempertimbangkan langkah rehabilitasi terhadap ruang kelas yang mengalami kerusakan.
“Setidaknya, rehab agar kami juga bisa merasakan kenyamanan dan kelayakan ruangan yang nyaman untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang kondusif,” ujar Alam.
Kerusakan fasilitas sekolah tersebut menjadi perhatian karena ruang kelas merupakan salah satu fasilitas utama dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan berpotensi mengganggu aktivitas siswa apabila tidak segera mendapat penanganan.
Pihak sekolah berharap adanya tindak lanjut dari pemerintah terkait kondisi ruang kelas tersebut sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara mengenai rencana peninjauan ataupun rehabilitasi terhadap ruang kelas yang mengalami kerusakan.