Upaya meningkatkan ketahanan pangan masyarakat melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara mulai membuahkan hasil. Warga Desa Mowundo, Kecamatan Molawe, berhasil melakukan panen perdana berbagai jenis sayuran yang sebelumnya dibudidayakan melalui program pemberdayaan perusahaan.
Keberhasilan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelatihan budidaya hortikultura yang diselenggarakan PT ANTAM beberapa waktu lalu. Program ini dirancang untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga sekaligus meningkatkan keterampilan di bidang pertanian.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti oleh 22 peserta dari Desa Mowundo. Peserta mendapatkan pembekalan secara teori dan praktik, mulai dari teknik penyemaian benih, pengolahan media tanam, penanaman, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama, hingga teknik panen dan pascapanen.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, setiap peserta menerima bantuan sarana produksi berupa polybag, media tanam, pupuk, serta benih beberapa komoditas hortikultura, antara lain kangkung, sawi, tomat, cabai rawit, dan terong ungu. Selain itu, peserta juga memperoleh pendampingan dari petani lokal yang memiliki pengalaman dalam budidaya tanaman hortikultura.
Setelah melalui masa perawatan, tanaman yang dibudidayakan warga tumbuh dengan baik dan memasuki masa panen. Hasil panen perdana tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, sementara sebagian hasil lainnya berpotensi dipasarkan sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat.
CSR & ER Bureau Head PT ANTAM UBPN Konawe Utara, Fachrul Mujahid, mengatakan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pemberian bantuan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas agar masyarakat mampu mengelola potensi yang dimiliki secara mandiri.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut akan terus didampingi melalui monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan kegiatan budidaya dapat berjalan secara berkelanjutan. Pendampingan juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui program ini, PT ANTAM UBPN Konawe Utara berharap pemanfaatan pekarangan rumah dapat menjadi salah satu solusi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga. Di sisi lain, keberhasilan panen perdana ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya hortikultura serta menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT ANTAM sendiri merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan ketahanan pangan. Keberhasilan panen perdana di Desa Mowundo menjadi salah satu indikator bahwa program pemberdayaan berbasis potensi lokal mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat apabila dilaksanakan secara berkelanjutan.