Seorang mahasiswa berinisial MU, yang diketahui berasal dari Kabupaten Konawe Utara, diduga menjadi korban penganiayaan dalam keributan yang terjadi di tempat hiburan Exodus, Kota Kendari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 Wita. Kasus ini telah ditangani oleh Polresta Kendari dan masih dalam tahap penyelidikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika MU baru keluar dari kamar mandi dan hendak kembali ke meja bersama rekannya. Saat itu, MU bertemu dengan seorang pria berinisial IN yang kemudian menyapanya.

MU kemudian menghampiri IN dan keduanya sempat berbincang. Tidak lama berselang, seorang perempuan berinisial RE datang dan diduga menyikut MU hingga terjatuh.

Situasi kemudian memanas dan berlanjut menjadi adu mulut hingga perkelahian. Dalam kejadian tersebut, MU dilaporkan mengalami sejumlah luka dan telah menjalani pemeriksaan visum.

Polresta Kendari kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. Personel Satreskrim bersama Unit Identifikasi juga memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP serta meminta rekaman CCTV di lokasi untuk membantu mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.

Dalam proses olah TKP, korban dan saksi turut memperagakan tujuh adegan guna membantu penyidik mencocokkan keterangan dengan kondisi di lokasi kejadian.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV, untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan Polresta Kendari.

Catatan: Identitas korban dan pihak lainnya masih ditulis menggunakan inisial karena proses penyelidikan masih berlangsung.