Kebakaran rumah tinggal terjadi di Desa Lalowua, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada hari Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 10.15 WITA.

Kebakaran mengakibatkan satu unit rumah tinggal milik warga mengalami kerusakan dan hangus terbakar. Berdasarkan informasi awal dari pemilik rumah, api tiba-tiba muncul dari bagian atas rumah dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bagian rumah. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting atau arus pendek listrik. Warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman secara mandiri dan bergotong royong menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api meluas ke rumah warga lainnya.

Akibat kejadian tersebut, satu Kepala Keluarga yang terdiri atas dua jiwa terdampak, yaitu Erwin bersama istrinya, Rahma Yudila. Keluarga terdampak sementara mengungsi dan menempati rumah kerabat karena rumah tempat tinggal mereka mengalami kerusakan akibat kebakaran. Tidak terdapat korban meninggal dunia. Namun, satu orang mengalami luka bakar pada bagian punggung dan sedang mendapatkan penanganan medis. Tidak terdapat korban lansia maupun informasi mengenai ibu hamil dalam keluarga terdampak.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim dari Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan bersama TAGANA, SDM PKH, TKSK, dan Pekerja Sosial turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi lapangan, pendataan, serta assessment terhadap keluarga terdampak. Assessment dilakukan untuk memastikan kondisi korban, kondisi tempat tinggal, kebutuhan dasar, dan kebutuhan mendesak keluarga terdampak.

Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara, Sentra Meohai Kendari, TAGANA, SDM PKH, TKSK, Pekerja Sosial, pemerintah desa, unsur TNI dan Polri, serta unsur terkait lainnya. Tim juga mempersiapkan penyaluran bantuan logistik sesuai hasil assessment dan ketersediaan bantuan.

Kebutuhan mendesak keluarga terdampak meliputi makanan siap saji, bahan permakanan, kasur lipat, terpal atau tenda gulung, perlengkapan mandi, Family Kit, Kitchen/Ware Kit, obat-obatan, selimut, beras, telur, mi instan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Kondisi terkini, api telah berhasil dipadamkan oleh warga dan situasi di lokasi mulai kondusif. Satu orang korban yang mengalami luka bakar pada bagian punggung sedang mendapatkan penanganan medis. Keluarga terdampak sementara mengungsi di rumah kerabat dan membutuhkan bantuan kebutuhan dasar serta logistik akibat kehilangan tempat tinggal.

Pihak yang terlibat dalam penanganan meliputi warga Desa Lalowua, TAGANA, SDM PKH, TKSK, ASN/PPPK Dit. PSKB Kementerian Sosial RI, ASN/PPPK Dit. PSNK Kementerian Sosial RI, Bidang Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan, Sentra Meohai Kendari, unsur TNI dan Polri, Pemerintah Desa Lalowua, RT/RW setempat, Pordam dan TAGANA, Pekerja Sosial Masyarakat, serta unsur terkait lainnya.

Informasi kejadian diperoleh dari Kepala Desa Lalowua, warga setempat, Koordinator TAGANA Kabupaten Konawe Selatan, SDM PKH, TKSK, Pordam dan TAGANA, media sosial, serta hasil assessment dan pemantauan petugas di lapangan. Dokumentasi kejadian, kondisi rumah terdampak, proses assessment, dan kegiatan penanganan di lokasi terlampir.

Laporan: Rustamin, S.Sos.