Satu unit rumah warga di Desa Lamoeri, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, hangus terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.
Kebakaran tersebut mengakibatkan satu kepala keluarga (KK) dengan total enam jiwa terdampak dan harus mengungsi sementara ke rumah kerabat.
Berdasarkan laporan penanganan bencana, rumah tersebut merupakan milik warga bernama Sofyan, yang tinggal bersama istri dan empat orang anaknya. Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka-luka.
Istri Sofyan diketahui tengah dalam kondisi hamil.
Api disebut tiba-tiba muncul dari arah belakang dapur rumah. Kobaran api kemudian membesar dan menghanguskan bangunan rumah. Hingga laporan tersebut dibuat, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
Saat kejadian, proses pemadaman dilakukan secara mandiri oleh warga sekitar dengan peralatan seadanya. Masyarakat berupaya memutus jalur api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya.
Setelah menerima laporan, petugas bersama Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan melalui bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Tagana, SDM PKH, TKSK, serta pekerja sosial melakukan asesmen langsung di lokasi.
Asesmen dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus menyiapkan langkah penanganan dan bantuan bagi keluarga terdampak.
Saat ini, keluarga korban masih membutuhkan sejumlah bantuan mendesak, di antaranya makanan siap saji, kasur lipat, perlengkapan mandi, terpal atau tenda gulung, family kit, kitchen kit, pakaian dewasa, pakaian sekolah untuk satu anak perempuan tingkat SMP, selimut, beras, telur, mi instan, serta kebutuhan dasar lainnya.
Kondisi di lokasi dilaporkan telah kondusif setelah api berhasil dipadamkan oleh warga. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Penanganan dan koordinasi bantuan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan, Sentra Meohai Kendari, pemerintah kecamatan dan desa, masyarakat setempat, Tagana, TKSK, SDM PKH, pekerja sosial, serta unsur terkait lainnya.
Laporan kejadian tersebut disampaikan oleh Kabid Linjamsos Konawe Selatan, Rustamin S., S.Sos., bersama La Ode Muhamad Dasman dari PSKB Kemensos RI wilayah Sulawesi Tenggara, untuk mendapatkan tindak lanjut dan arahan penanganan terhadap keluarga yang terdampak.
Hingga saat ini, keluarga korban masih menempati rumah kerabat sembari menunggu dukungan bantuan kebutuhan dasar pascakebakaran.