Peringatan Hari Jadi ke-30 Polda Sulawesi Tenggara diisi dengan doa bersama dan tausiah keagamaan yang menghadirkan Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., di Masjid Al-Amin Polda Sultra, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan rasa syukur atas perjalanan tiga dekade sekaligus memperkuat nilai keimanan, ketakwaan dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.

Doa bersama diikuti jajaran Polda Sultra, Bhayangkari serta personel Polres jajaran secara daring. Selain umat Islam, rangkaian doa bersama juga dilaksanakan oleh personel beragama Hindu di Pura Dharma Chakti Raharja dan umat Nasrani di Gereja Oikumene Polda Sultra.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Das’ad Latif menyampaikan tausiah mengenai kekuatan doa dan cara Allah SWT mengabulkan doa seorang hamba.

Ia menjelaskan, doa dapat dikabulkan dalam berbagai bentuk. Ada doa yang diberikan sesuai dengan apa yang diminta, diberikan dalam bentuk lain yang lebih baik, ditunda hingga waktu yang tepat, maupun menjadi kebaikan yang diberikan di akhirat.

Ustaz Das’ad Latif juga mengingatkan agar doa tidak hanya berorientasi pada kepentingan dunia, seperti harta, kedudukan dan jabatan. Menurutnya, manusia juga perlu memohon kehidupan yang baik serta akhir yang baik atau husnul khatimah.

Momentum tiga dekade ini pun menjadi ruang refleksi untuk terus menumbuhkan semangat memberikan manfaat bagi sesama.

Pesan tersebut sejalan dengan prinsip “Khairunnas anfauhum linnas”, yang bermakna bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Peringatan Hari Jadi ke-30 diharapkan tidak hanya menjadi penanda perjalanan waktu, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian dan semangat memberikan manfaat bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara.