Sebanyak 181 unit Papan Interaktif Digital (PID) atau smartboard dialokasikan untuk satuan pendidikan di daerah tersebut dalam program digitalisasi sekolah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 4.080 unit Papan Interaktif Digital yang telah disalurkan Kemendikdasmen ke Provinsi Sulawesi Tenggara sepanjang 2025 hingga Juli 2026.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara, Junaiddin Pagala, mengatakan ribuan perangkat tersebut disebarkan ke satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMA yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sultra.
Untuk Konawe Utara, alokasi yang tercatat mencapai 181 unit, menempatkan daerah tersebut di bawah Konawe Selatan sebanyak 487 unit, Konawe 435 unit, Muna 412 unit, Bombana 318 unit, dan sejumlah daerah lainnya.
Papan Interaktif Digital tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi pembelajaran berbasis digital sekaligus memperluas akses terhadap media pembelajaran modern hingga ke wilayah pelosok.
Dalam pelaksanaannya, sekolah yang memperoleh perangkat tersebut perlu memastikan data administrasi sekolah diperbarui melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Salah satu data penting yang harus diperbarui adalah kapasitas daya listrik sekolah serta persetujuan menerima bantuan digitalisasi pembelajaran.
Hal tersebut menjadi perhatian karena satu unit PID membutuhkan daya listrik sekitar 750 watt. Bagi sekolah yang kapasitas listriknya belum mencukupi, pemerintah menyiapkan dukungan peningkatan kapasitas daya bersamaan dengan penyerahan perangkat.
Program digitalisasi juga tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah yang memiliki akses internet. Sekolah yang belum terjangkau jaringan internet tetap dapat menggunakan perangkat melalui skema pembelajaran luring.
Pemerintah menyiapkan paket pembelajaran yang dilengkapi laptop dan hard disk berisi materi serta media pembelajaran digital sehingga dapat digunakan tanpa koneksi internet.
Dengan alokasi 181 unit PID, Konawe Utara menjadi salah satu daerah di Sulawesi Tenggara yang mendapatkan dukungan cukup besar dalam program percepatan digitalisasi pendidikan.
Namun, daftar rinci sekolah penerima masing-masing unit di Konawe Utara belum tercantum dalam informasi yang dirilis BPMP Sultra. Karena itu, rincian nama sekolah penerima masih perlu dikonfirmasi kepada BPMP Sultra atau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara.
Sumber: BPMP Sulawesi Tenggara