Sebuah rumah milik warga di Desa Eewa, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan, ludes terbakar pada Rabu (5/8/2026). Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh alas pembakar obat nyamuk yang masih menyala saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Konawe Selatan menerima laporan kejadian melalui call center pada pukul 09.33 WITA dari seorang warga bernama Rusmin. Satu unit mobil pemadam kebakaran beserta satu unit kendaraan komando langsung diberangkatkan pada pukul 09.34 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.41 WITA.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman untuk mencegah kobaran api meluas ke bangunan lain. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api berhasil dipadamkan dan proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 11.18 WITA.

Menurut keterangan keluarga korban, saat peristiwa terjadi pemilik rumah sedang bekerja, sedangkan istrinya, Septiana, sedang mengantarkan uang jajan anaknya ke SD Negeri 5 Palangga.

Sebelum meninggalkan rumah, Septiana disebut sempat meminta anaknya yang masih berusia empat tahun untuk membuang rak telur bekas alas pembakar obat nyamuk yang masih menyala. Namun, lokasi pembuangan alas pembakar tersebut tidak diketahui.

"Ketika korban tiba di rumah, api sudah membesar sehingga seluruh bangunan beserta barang-barang di dalamnya tidak sempat diselamatkan," ungkap keluarga korban.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan rumah beserta isinya hangus terbakar.

Meski terdapat dugaan awal sumber api berasal dari alas pembakar obat nyamuk yang masih menyala, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman oleh pihak berwenang. Total kerugian akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan.