Minimnya penerangan di sepanjang jalan poros Andowia hingga Wanggudu Raya, Kabupaten Konawe Utara, menjadi sorotan setelah muncul unggahan warga yang menyebut kecelakaan terjadi di tengah kondisi jalan yang gelap.
Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook Diastin Meohai. Dalam keterangannya, ia mengaku menyaksikan langsung kecelakaan yang terjadi setelah lampu jalan di lokasi tersebut disebut telah dicabut.
“Ya Allah kecelakaan di depan mata, krn gelap baru2 HBS dicabut deela itu lampu jalan langsung terjadi kecelakaan,” tulis Diastin Meohai dalam unggahannya.
Dalam unggahan yang sama, ia juga menyampaikan harapan agar orang tua yang terlibat dalam peristiwa tersebut berada dalam kondisi baik.
Informasi ini menambah perhatian terhadap keluhan warga mengenai minimnya penerangan di jalur poros Andowia–Wanggudu Raya. Sebelumnya, seorang warga menyebut wilayah Andowia bagian bawah hanya memiliki satu lampu jalan yang menerangi kawasan tersebut.
“Di bagian Andowia bawah sudah gelap gulita karena cuma satu lampu jalan yang ada,” ungkap warga kepada KonutUpdate.
Kondisi jalan yang minim penerangan dikhawatirkan dapat mengganggu jarak pandang pengendara, terutama saat melintas pada malam hari. Meski demikian, penyebab kecelakaan yang disebut dalam unggahan tersebut masih perlu dikonfirmasi.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai pencabutan lampu jalan, kondisi penerangan saat ini, serta langkah yang akan dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.