Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, masuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak sebaran asap kategori sedang pada 13–14 Oktober 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Peringatan tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari dalam siaran pers Update Sebaran Asap di Wilayah Sulawesi Tenggara tertanggal 12 Oktober 2026.
Berdasarkan hasil pengamatan dan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada 12 Oktober 2026, kabut asap terpantau di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya pada dini hari dan pagi hari. Kondisi ini berpotensi mengurangi jarak pandang hingga kurang dari lima kilometer.
BMKG memperkirakan sebaran asap dapat semakin pekat menjelang sore hingga malam hari, sehingga jarak pandang berpotensi semakin pendek. Kondisi tersebut juga diprakirakan dapat berulang selama beberapa hari ke depan.
Dalam laporan yang sama, BMKG mencatat hingga 20 titik panas (hotspot) di wilayah Sulawesi Tenggara pada periode pukul 00.00–12.00 WITA, 12 Oktober 2026. Titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan sedang.
Sebaran asap dipengaruhi pola angin yang bertiup dari arah tenggara hingga selatan. BMKG menjelaskan, asap yang mencapai Sulawesi Tenggara tidak hanya berpotensi berasal dari kebakaran di wilayah setempat, tetapi juga dapat terbawa dari luar daerah, termasuk Papua Selatan dan Maluku.
Meski Konawe Utara masuk dalam wilayah berpotensi terdampak, kondisi asap di setiap daerah dapat berbeda-beda, bergantung pada arah angin, kondisi cuaca, dan keberadaan sumber kebakaran di sekitar wilayah tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat Konawe Utara menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, serta menutup jendela ketika asap mulai terasa pekat.
Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan paparan asap.
Pengguna jalan juga diminta berhati-hati apabila jarak pandang menurun, terutama saat berkendara pada pagi, sore, atau malam hari ketika kondisi kabut asap berpotensi mengganggu penglihatan.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di lingkungan sekitar.
BMKG mengingatkan masyarakat Konawe Utara untuk tetap waspada terhadap potensi sebaran asap pada 13–14 Oktober 2026, menjaga kesehatan, dan mengutamakan keselamatan apabila jarak pandang mulai terganggu.