Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lima titik penyalur bahan bakar minyak (BBM), Kamis (29/10/2026). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Lima lokasi yang menjadi sasaran sidak meliputi APMS Lamondowo, PBM Tinobu, SPBU Belalo di Kecamatan Lasolo, PBM Sawa, serta SPBU Kecamatan Sawa. Dalam kegiatan tersebut, rombongan juga didampingi perwakilan Pertamina Patra Niaga, Deraldi Dyesa selaku SBM Rayon III, bersama sejumlah staf.

Pemeriksaan difokuskan pada proses pelayanan, kelancaran distribusi BBM, pengendalian antrean kendaraan, serta penerapan sistem barcode saat pengisian bahan bakar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM berlangsung tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Wakil Bupati Abuhaera mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah lokasi, pelayanan petugas secara umum masih berjalan sesuai standar operasional. Meski demikian, pengawasan akan terus dilakukan agar distribusi BBM tetap terkendali dan masyarakat memperoleh pelayanan yang semestinya.

Ia juga meminta masyarakat berperan aktif menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan kecurangan, pelayanan yang tidak profesional, maupun persoalan distribusi BBM di lapangan.

“Jika ditemukan kecurangan maupun kelangkaan BBM akibat praktik pengecer yang melanggar ketentuan, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Abuhaera.

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap kegiatan pengawasan tersebut dapat meningkatkan kepatuhan penyalur BBM terhadap aturan, meminimalkan antrean panjang, serta memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan bakar secara tertib dan adil.