Upaya menjaga kebugaran tubuh bagi penderita penyakit kronis membutuhkan dukungan dan konsistensi. Di Puskesmas Tapunggaya, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, program senam kesehatan bersama mendapat dukungan tambahan melalui penyaluran 70 seragam olahraga dari PT Bumi Konawe Minerina (BKM).
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang rutin mengikuti kegiatan senam, terutama pasien hipertensi dan diabetes, serta tenaga medis yang mendampingi pelaksanaan program kesehatan tersebut.
Baca juga
Seragam itu akan digunakan setiap Jumat dan Sabtu saat kegiatan senam bersama berlangsung. Keseragaman pakaian diharapkan dapat menambah semangat peserta sekaligus memperkuat kebersamaan antara pasien dan petugas kesehatan.
Perwakilan manajemen PT BKM, Busran, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Dukungan PT Bumi Konawe Minerina pada program kesehatan bersama ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami ingin masyarakat di sekitar wilayah operasi tetap sehat, bugar, dan produktif,” ujar Busran.
Bantuan ini disalurkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya pada bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Bagi pasien hipertensi dan diabetes, aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan, sesuai dengan kondisi masing-masing dan anjuran tenaga medis. Karena itu, keberlanjutan kegiatan senam bersama menjadi hal penting agar masyarakat memiliki ruang untuk membangun kebiasaan hidup aktif.
Puskesmas Tapunggaya menyambut baik bantuan tersebut. Selain menunjang kebutuhan peserta, dukungan seragam diharapkan meningkatkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan secara rutin bersama tenaga kesehatan.
PT BKM juga menyatakan komitmennya untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui berbagai bidang, termasuk sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.
Ke depan, keberhasilan program kesehatan seperti ini tidak hanya ditentukan oleh bantuan perlengkapan, tetapi juga oleh konsistensi kegiatan, pendampingan tenaga kesehatan, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat.