Harapan masyarakat Kabupaten Konawe Utara (Konut) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan rujukan yang lebih dekat kini mulai menemukan titik terang. Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C mendapat perhatian langsung dari Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia bersama perwakilan Kementerian Kesehatan.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (4/11/2026) tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan pembangunan rumah sakit sekaligus memastikan berbagai kebutuhan pendukung agar fasilitas kesehatan itu dapat segera difungsikan.
Baca juga
Namun, pembangunan gedung saja tidak cukup. Target operasional pada 2027 harus dibarengi kesiapan tenaga medis, peralatan kesehatan, infrastruktur penunjang, hingga sistem pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, pihak KSP RI menyampaikan bahwa dukungan pemerintah pusat telah disiapkan untuk pengadaan alat kesehatan (alkes) dan instrumen kebutuhan rawat inap. Bantuan tersebut diharapkan dapat melengkapi fasilitas medis sebelum rumah sakit mulai memberikan pelayanan.
Di sisi lain, terdapat sejumlah pekerjaan penting yang harus dipastikan pemerintah daerah sebelum target tersebut tercapai. Salah satunya adalah persoalan kestabilan pasokan listrik di Konawe Utara yang menjadi perhatian dalam pembahasan kesiapan operasional rumah sakit.
Pasalnya, rumah sakit membutuhkan pasokan listrik yang andal untuk menunjang penggunaan peralatan medis dan keberlangsungan pelayanan kepada pasien.
Selain itu, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi faktor penentu. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menyatakan komitmennya menyiapkan tenaga medis, khususnya dokter, serta fasilitas pendukung berupa rumah dinas tenaga kesehatan, kendaraan operasional, hingga jaringan internet.
Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera menyampaikan apresiasi atas kunjungan KSP RI dan Kementerian Kesehatan. Ia menilai kesempatan tersebut penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan dan tantangan pembangunan di Konawe Utara.
Kunjungan tersebut juga menjadi ruang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengawal penyelesaian pembangunan sesuai target dan ketentuan administrasi.
Bagi masyarakat, kehadiran RSUD Tipe C bukan sekadar bertambahnya bangunan fasilitas pemerintah. Lebih dari itu, rumah sakit ini diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan, terutama bagi warga yang selama ini harus menempuh perjalanan ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara di bawah kepemimpinan Bupati Ikbar dan Wakil Bupati Abuhaera perlu memastikan seluruh persiapan berjalan beriringan dengan pembangunan fisik.
Mulai dari kepastian ketersediaan dokter, tenaga kesehatan, alat medis, kestabilan listrik, hingga pembiayaan operasional harus menjadi perhatian serius.
Jangan sampai gedung rumah sakit selesai dibangun, tetapi masyarakat masih harus menunggu karena fasilitas dan tenaga pelayanan belum sepenuhnya siap.
Target 2027 kini menjadi harapan sekaligus tanggung jawab bersama. Masyarakat tentu tidak hanya menantikan selesainya pembangunan RSUD Tipe C, tetapi juga menginginkan rumah sakit tersebut benar-benar hadir sebagai solusi atas kebutuhan pelayanan kesehatan di Konawe Utara.